New Scorpio Z Kembali Ke Yamalube SAE 20w-40

Si Pio kembali "sehat"

“Prahara” yang menimpa Si Pio gara-gara keteledoran saya menggunakan oli yang tidak sesuai spek pabrikan, seperti yang ditulis di sini, akhirnya usai. Melewati sekitar 1500 km dengan oli SAE 10w-30 terbukti sangat tidak cocok diaplikasikan pada Si Pio. Mesin menjadi sangat kasar, bahkan cenderung sangat berisik (seperti suara logam bergesekan tanpa pelumas), performa mesin yang menjadi drop ketika digeber di rpm puncak (6500-7000 rpm) dan pemindahan gear yang sangat keras dan alot menjadi sebuah pengalaman berharga yang saya dan Si Pio alami. Tidak boleh terjadi lagi!

Berbagai masukan dan saran dari beberapa pengunjung warung kecil ini menjadi bekal bagi saya untuk segera “melakukan sesuatu” dengan si pio. Melakukan sesuatu di sini bukan mengecek sendiri kondisi si pio karena saya benar-benar awam soal mesin dan tetek bengek teknis lainnya :D, tapi dengan membawa si pio ke bengkel resmi (beres). Well, di beres, si pio ditangani mekanik langganan, Mas Eko. Setelah saya jelaskan apa yang terjadi dengan si pio, termasuk gejala-gejala something wrongnya hingga berujung ke dugaan saya tentang ketidak-cocokan oli yang dipakai, si pio akhirnya ganti oli. Oli yang digunakan sekarang kembali ke awal dulu, yaitu Yamalube SAE 20w-40.

Akhirnya setelah dilakukan pergantian oli, terasa perbedaan signifikan. Suara mesin menjadi lebih normal lagi, tarikan lebih enteng dan yang paling penting adalah shift gear menjadi enteng kembali. Pelajaran yang bisa dipetik dari pengalaman di atas adalah:

1. Pemilihan oli yang tepat sesuai spesifikasi pabrikan mutlak diperlukan. Pemakaian oli yang terlalu encer dari standar akan menyebabkan permukaan logam di jeroan mesin tidak akan terlapisi dengan sempurna, sehingga gesekan antar logam cenderung akan langsung, akibatnya suara mesin jadi kasar dan jangka panjang adalah usia mesin menjadi lebih pendek.

2. Menurut saya, merk oli memang penting tapi lebih penting lagi adalah tingkat keenceran oli yang harus sesuai spesifikasi yang direkomendasikan pabrikan. Jadi, dalam kadar normal, gonta ganti merk oli masih lebih aman dibanding gonta-ganti SAE. Cmiiw

3. Jika oli yang dipakai terasa “aneh” (something wrong) jangan pelit-pelit untuk segera menggantinya walaupun baru kilometer rendah. Daripada ganti mesin, lebih baik ganti oli bukan?

4. Membawa motor ke beres akan lebih aman (tapi jangan gonta-ganti mekanik) daripada melakukan pengecekan sendiri (kecuali sudah expert dan punya alat bengkel yang lengkap) karena biar bagaimanapun mereka pasti lebih menguasai hal-hal teknis motor kita (untuk kasus saya yang benar-benar awam soal mesin)

Saat ini “umur” Yamalube baru mencapai 350 km, so far so good.

Advertisements

23 Comments

  1. Betul masbro. Dulu saya juga pernah pake yg 10w-30 oli semi sintetis, dan ternyata ngga cocok. Akhirnya ganti ke 15w-40 oli mineral, dan ternyata cocok sampe sekarang. Btw, yamalube itu termasuk oli mineral juga kan?

  2. kalau gua pake enduro racing di supra x 100 cc ama old revo,yang gua rasain waktu pemanasan pagi hari cukup singkat sktr 2 mnt dan diawal pemakaian terasa banget anti slip koplingnya,tarikan makin enteng,top speed sktr 115 kpj(top speed tertinggi yang pernah dicapai motor gua).
    Rencananya mau coba enduro matic di vario mengingat saya puas memakai oli ini pada supra ama revo

  3. Ane pake yg SAE 10W-40 ga ad masalah bro..malah lebih enak mesinnya,tahan sampe 2500km bro..coba pake Shell Helix HX7 bro..

  4. coba pake yamalube sport mas bro.saya jg pake buat pio ane tambah mantep tarikannya.yamalube speknya semi sintetik SAE 10w-40 jg harusnya gak masalah buat pio mas bro krn memang buat motor yamaha tipe sport

  5. ane jg pake pio gan, tp skrnag makenya yamalube terus. pernah ganti merk lain yg lebih mahal tp kopling agak selip, biasa kcpatan 80kpj cuma butuh 4500rpm gara2 pake oli diluar spek jadi 5000rpm utk kecepatan segitu. sehingga berasa berat ditiap tarikannya. setelah beralih ke yamalube malah makin ringan pio ane.
    sekedar share aja, menurut tmen ane yg kerja di bag pelumas harusnya pemakai oli itu mesti setia. gak boleh selingkuh dg merk lain krn kandungan rahasianya beda beda dan kandungan ini ternyata saling memakan satu sama lain. artinya jika sudah pake oli yamalube maka di setiap bagian bergerak akan terbentuk film oil dan diproteksi sm kandungan rahasia pembuat oli. nah jika kmudian oli diganti, mk kandungan rahasia itu akan dilawan sm kandungan rahasia merk baru tsb shg lapisan oli yg tadinya udah terbentuk dirusak sm oli baru blm lagi unsur kimia lainnya yg saling memakan. karena tiap merk katanya saling meneliti kandungan semua merk yg jadi saingan bisnisnya shingga insinyurnya akan menciptakan unsur unsur kimia perusak merk lainnya.
    tapi kandungan rahasianya gak pernah diketahui apalagi di spysot lha wong sifatnya aja rahasia. sedangkan klo iklan akan selalu sama bahasanya misal sae 10-40 cocok untuk mesin ini itu bla bla bla dsb lah…
    jadi buat biker setialah pada satu merk saja dan yakinlah semua merk itu bagus asal setia saja.

Comments are closed.