Ninja 150 Series Bakal Pensiun, Kawasaki Tunjuk Model Ini Sebagai Suksesornya. Berhasilkah? Atau Perlu Varian Lain, 150 cc 4 tak Misalnya?

image
Kawasaki Ninja 150 Series bakal pensiun Juli 2015

Rideralam – Kawasaki Ninja 150 Series alias si 2 tak SKIPS tidak lama lagi akan segera paripurna. Juli 2015 akan menjadi akhir perjalanan varian terlaris Kawasaki tersebut di tanah air. Regulasi Euro 3 menjadi sebuah tembok yang tidak bisa ditembus oleh Ninja 150. Alhasil, Kawasaki Indonesia mau tidak mau harus merelakan motor terlarisnya itu pensiun.

Pertanyaan selanjutnya, varian apa yang bisa mengantikan posisi Ninja 150 Series menjadi ujung tombak penjualan KMI ke depan? Pihak Kawasaki sendiri menunjuk Ninja RR Mono sebagai suksesor. Memang, Ninja RR Mono diciptakan untuk menggantikan Ninja 150. Kubikasi 250 cc tapi single silinder dipilih untuk setidaknya menyamai akselerasi khas Ninja 2 tak. Namun apakah hal itu bisa serta merta menjadi berhasil?

Untuk menjawab pertanyaan di atas ada baiknya kita simak data hasil penjualan antara Ninja 150 series dan Ninja RR Mono sepanjang 2014. Dari tiga tipe yang dipasarkan, Ninja 150RR, Ninja 150R dan Ninja 150SS, Kawasaki menikmati kuantitas penjualan hingga 71.387 unit. Sedangkan Ninja RR Mono hanya sekitar 8.768 unit plus Z250SL sekitar 4.647 unit. Artinya ada perbandingan 71.387 unit Ninja 150 series dan 13.415 unit Ninja Mono. Masih sangat jauh.

image
Ninja RR Mono diharapkan bisa sesukses Ninja 150 Series

Kawasaki boleh yakin kalau Ninja RR Mono dan Z250SL akan diterima masyarakat dengan asumsi jika Ninja 150 series distop penjualannya maka konsumen tidak punya pilihan lagi sehingga mau tidak mau akan membeli Ninja Mono dan Z250SL. “Sekarang karena masih ada pilihan Ninja 150 2-tak, konsumen masih memilih model tersebut. Tapi nanti saat Ninja 150 stop produksi konsumen akan memilih Ninja RR Mono,” prediksi Assistant GM Marketing PT Kawasaki Motor Indonesia, Yusuke Shimada. Benarkah sesimpel itu?

Bisa iya bisa tidak. Persoalan Ninja RR Mono itu sebenarnya bukan di performa atau tampilan fisik, namun ada di banderol. Dengan harga 40 jutaan (Mono 42,9 juta dan Z250SL 39,6 juta) boleh jadi calon konsumen akan berpikir untuk meminang Ninja 250FI toh tinggal nambah sedikit lagi plus sudah 2 silinder, buat apa beli yang sama-sama 4 tak tapi masih single silinder. Iwb bilang seandainya Ninja Mono bisa dipatok maksimal 35 jutaan, mungkin pesona Ninja SKIPS akan bisa tergantikan.

Namun, apapun itu Kawasaki memang harus move on. Tulang punggung penjualan tidak lama lagi akan dihentikan, ke depan harus mencari jalan keluar siapa yang akan dielus-elus sebagai varian motor terlaris berikutnya. Mungkinkah ini waktunya segera mengeluarkan Ninja 150 4 tak dengan performa jauh di atas motorsport 17 dk yang sudah ada?

[display-posts tag=kawasaki]

Contact Me On:
e-mail: karis.nsz@gmail.com
twitter: @karismapr
blog: http://rideralam.com || http://sportupdate5.com

Advertisements

4 Comments

Comments are closed.