Pengakuan Mengejutkan Lorenzo Pasca Finish Ke-13 Di Assen 2014

image

Rideralam.com – Pembalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, memiliki pengakuan mengejutkan tentang jalannya race MotoGP Assen, Belanda sabtu (28/6). Lorenzo mengaku bahwa dirinya tidak memiliki keberanian untuk bertarung di lintasan Assen. Lho, kenapa ya?

Ternyata, Lorenzo masih trauma dengan kejadian musim lalu dimana di Assen lah dia mengalami kecelakaan hebat dan mengharuskan operasi bahu. Seperti diketahui, Assen 2013 hari pertama latihan (latihan hebas kedua) diwarnai kecelakaan hebat yang menimpa Lorenzo. Sehingga di hari yang sama Lorenzo harus diterbangkan ke Barcelona untuk menjalani operasi pemasangan pin. Ajaibnya, Lorenzo masih bisa mengikuti balapan di hari sabtu, bahkan masih bisa finish kelima. Keberanian dan keteguhan tekad inilah yang membuat dirinya mendapat julukan Man of Steel, manusia baja!

Dan, ternyata manusia baja itu masih manusia juga. Trauma dan ketakutan akan mengalami kejadian yang sama ternyata membekas di pikiran Lorenzo saat harus kembali ke tempat yang sama setahun kemudian. Alhasil, settingan motor yang prima, performa motor yang mumpuni menjadi sia-sia. Lorenzo ciut nyalinya untuk berduel dengan pembalap lain di lintasan. Finish ke-13 adalah jawabannya, finish terburuk sepanjang karirnya.

Saya tak ingin ambil risiko kecelakaan dan cedera lagi di trek ini. Mungkin memori tahun lalu membuat saya takut untuk tampil lebih cepat. Salah saya karena tak punya keberanian dan gagal bersaing. Tahun lalu saya menciptakan kemustahilan, tapi ini kebalikannya. Saya menjadi pembalap yang tak lagi berani

Jorge Lorenzo – crash

Yo wislah bro, mengaku takut saja sudah keberanian luar biasa tuh. Santai sajaa….

Baca Juga:
[display-posts tag=motogp2014]

Silahkan dikoreksi dan didiskusikan, semoga bermanfaat!

Contact me on:
e-mail: karis.nsz@gmail.com
twitter: @karismapr
whatsapp: +628 77 1 2727 000

Advertisements

26 Comments

Comments are closed.