Perbandingan Power to Weight Ratio, CB150R Unggul Tipis Dari New Vixion

PWR CB150R Unggul Tipis dari New Vixion
PWR CB150R Unggul Tipis dari New Vixion

Ketika melihat spesifikasi “si kembar” New Vixion Lightning (NVL) dan CB150R (cibi) ada hal yang bisa kita perbandingan (memang banyak sih yang bisa dibandingkan). Mungkin yang paling menarik perhatian brosis dan sebagian besar orang di luar sana adalah komparasi power mesin, komparasi yang jamak dilakukan untuk melihat “mana sih yang lebih kencang”, padahal faktor kekencangan sebuah motor dan produk otomotif laiinya tidak hanya ditentukan oleh power saja, tetapi ada faktor lain salah satunya adalah berat kendaraan sehingga dihasilkan sebuah rasio yaitu PWR (Power to Weight Ratio). PWR semakin besar berarti motor semakin kencang lajunya.

Ternyata eh nyatater bobot kosong kedua motor ini nyaris sama plek, NVL 128 kg dan cibi 129 kg, jan “kembar” tenan iki brosis :D. Dengan power puncak yang dihasilkan NVL sebesar 12,2 kW (16,59 PS), berarti PWR yang dihasilkan NVL adalah 0,1296 PS/kg, sedangkan cibi yang memiliki daya maksimum 12,5 kW (17 PS) berarti PWR yang dimiliki cibi adalah 0,1318 PS/kg. Sebuah angka yang lagi-lagi memperlihatkan betapa 11-12 nya kedua motor ini. Walau ada selisih angka yang dimiliki (0,0022 PS/kg) saya rasa itu tidak terlalu signifikan. IMHO. Btw, data di atas hanyalah di atas kertas lho brosis, real condition ya di lapangan (jalan, rider, bbm, dll).

Jadi membayangkan seandainya NVL memiliki kaki-kaki yang se-cungkring cibi atau mirip old vixi entah berapa PWR yang dihasilkan, yang pasti akan lebih besar dari yang sekarang. Dengan harga OTR Jakarta yang juga selisih tips (cibi 12,35 juta, NVL 12,4 juta) kedua “saudara kembar” ini memang sudah siap untuk “berperang” bersaing merebut hati konsumen. Plus kelebihan dan kekurangan masing-masing yang boleh dibilang saling melengkapi. Jadi, jika brosis galau memilih antara cibi DOHC atau NVL SOHC dan kebetulan memiliki dana berlebih silahkan saja ambil dua-duanya :D. Mau pergi dalam kota yang macet pakai saja yang motor jago stop & go NVL dan kalau mau touring keluar kota gak ada salahnya pakai cibi, walaupun itu tidak mutlak harus seperti itu. Suka-suka brosis saja lahh…

Silahkan dikoreksi dan dikomentari, semoga bermanfaat!

Bonus:
PWR Satria FU 0,1684 PS/kg (95 kg; 16 PS)
PWR Old Vixion 0,1323 PS/kg (114 kg; 15,09 PS)

Advertisements

22 Comments

  1. doch nya udh di revisi bang oleh insinyurnya honda jadi bisa stop ngo kedodoran di ptaran atas sm sja kyk msin soch visi niih

  2. Yamaha menghitung brat isi hanya + oli 1 ltr saja tanpa bbm nya saja jd selisih brat kosong dan brat isi cuman 1 kg.memang yamaha pintar buat orang tertipu.

    • iya NVL berat isi itu gak dihitung dengan BBM dan isi radiator….
      kalau sama2 hitung dgn berat kosong antara NVL dan CB150R cuman beda 1 kg.
      Moga gak tertipu, krn seolaholah jika CB jika di hitung berat isi plus 0li+bbm+radiator jadi terkesan selisihnya beda jauh.

  3. Kalo ga salah baca, di cb150r ada beberapa komponen yang dirubah pada mesinnya untuk mengejar stop and go. Tak tau apa yg dirubah. Tp itu yg dikejar honda supaya stop n go dijalanan kota, tetep responsif. Cmiiw

1 Trackback / Pingback

  1. Opini: Perang PTWR Honda CB150R SF Vs Yamaha New V-ixion Lightning (1:0) | kph mph : no speed limit! ID Blogger

Comments are closed.