Provokator Itu Bernama Alberto Puig!

Provokator Itu Bernama Alberto Puig. Kenapa RA sebut provokator? Karena komentarnya soal Valentino Rossi dan Marc Marquez makin menambah rumit kontroversi kedua pembalap itu. Puig makin membuat publik terpecah dua, sama halnya antara cebong vs kampret di sini.

Sederet komentar bernada provokasi dari Puig makin mempertajam perselisihan dua pembalap itu. Puig menyebut era Rossi sudah habis. Selain itu, Rossi juga disebutnya pembalap yang tidak menerima tak bisa menang. Masih belum cukup, Rossi juga disebutnya sering melakukan cara-cara yang tidak benar. Ini RA setuju.

Di sisi lain, Puig menyebut Marquez adalah pembalap nomor 1 saat ini. Ia makin memuji pembalapnya itu sebagai pembalap yang tidak bertingkah layaknya superstar. Belum cukup, Marquez juga disebutnya tidak pernah melakukan hal berbahaya terhadap Rossi. Inipun RA setuju juga walau kalimat terakhir masih meragukan.

Oke, kendati semua yang disebutkan di atas adalah benar, tapi tidak selayaknya sekelas Puig melontarkannya secara vulgar ke publik. Kelakuannya tidak sejalan dengan Dorna yang justru ingin meredam kontroversi itu.

komentar alberto puig
Marquez, Rossi crash, Argentinian MotoGP race 2018

Kita ingat bagaimana dengan Sepang Clash 2015 yang menguras emosi pendukung Rossi dan Marquez, saling menyalahkan dan saling membenarkan terjadi sepanjang sisa musim itu bahkan hingga kini. Namun, Dorna berusaha meredam dengan menyimpan hasil investigasi insiden itu. Data telemetri yang diklaim sudah diperoleh dan bisa mengetahui siapa sebenarnya yang bersalah pada kejadian itu nyatanya tidak dibuka ke publik.

komentar alberto puig

Padahal, jika data itu dibuka untuk umum bukan tidak mungkin semua menjadi jelas. Siapa yang salah dalam insiden ‘tendangan Rossi’ yang berbuntut jatuhnya Marquez. Tapi, itu tidak dilakukan. Dorna masih ingin kompetisi keduanya di masa depan tidak dalam semangat dendam yang tentu saja tidak baik bagi masa depan MotoGP.

Jadi, komentar Puig di atas menjadi titik api yang dilempar ke semak belukar kering yang mudah tersulut. Penuh provokasi dan tidak mendidik.

Advertisements