Review BM1 Synthetic Motor Oil di New Scorpio Z

Alhamdulillah, akhirnya masih bisa mengumpulkan serpihan-serpihan semangat untuk nge-blog. Setelah nyaris sebulan benar-benar blank dan out of spirit, warung Mauyy ini terbengkalai. Tidak ada satupun tulisan yang berhasil Mauyy buat, karena tiba-tiba tidak semangat untuk nulis. Dengan paksaan sendiri, akhirnya dimulai lagi untuk sekedar menulis apa adanya, tanpa target apapun, yang penting menulis. Udah ah basa-basinya ntar basi hehehe….

Oke, sesuai janji Mauyy di pertengahan Oktober kemarin seusai menulis tentang pemakaian oli BM1 di si pio untuk memberikan review pemakaian oli tersebut. Dua hari yang lalu, si pio ganti oli lagi, ganti oli ke-6 kalinya selama ini. Masih BM1 synthetic motor oil yang digunakan, sebagai sisa setengah dari sebelumnya (si pio memiliki kapasitas 1,2 liter oli sekali ganti, jadi 3 botol @ 800 ml untuk 2 kali pemakaian.

Well, selama kurang lebih satu bulan lebih dikit si pio pakai BM1 SAE 10w-40, overall tidak mengecewakan, bahkan bisa dibilang cukup memuaskan untuk kisaran harga Rp. 47.000,- per 800ml. Pribadi Mauyy rasakan adalah tarikan menjadi lebih enteng. Jika dibandingkan dengan oli sebelumnya yang si pio pakai (bisa dilihat di tulisan Mauyy sebelumnya), tarikan untuk BM1 ini memang terasa sedikit lebih berat namun kekurangan itu terbayar lunas dengan pemakaian sejauh sekitar 2300 km. Tarikan dari awal hingga 2000-an km terasa masih  sama, tidak terasa lebih berat seperti oli sebelumnya yang enteng hingga km 1000, namun sesudahnya terasa berat. Entah faktor apa yang membuat perbedaan tersebut. Perbandingan di atas berdasarkkan yang Mauyy rasakan sendiri, tiap jenis motor atau roder bisa saja berbeda.

Selain tarikan yang stabil dan konstan enteng, mesin memang tetap panas, namun masih bisa ditoleransi, karena memang mesin si pio gampang panas, tingkat kepanasannya masih normal. Yang menjadi pertanyaan Mauyy adalah, pernah dalam beberapa moment, sehabis dipakai tercium aroma wangi dari panas yang dikeluarkan. Apakah ini baik atau pertanda buruk, Mauyy tidak paham. Mungkin mas bro bisa share pengalaman di sini.

Overall, Mauyy tidak kecewa dengan BM1 synthetic motor oil SAE10-40. Mungkin kelemahannya hanyalah di kemasan yang tidak menggunakan botol. Kemasan BM1 menerapkan plastik dan karton untuk lapisan luarnya. Hal ini menjadi sedikit repot untuk si pio, karena seperti yang dibilang tadi, butuh 3 kemasan untuk dua kali pemakaian. Jadi, agak sedikit menyusahkan ketika membawa pulang sisa oli (untuk kasus ini, karena Mauyy ganti oli di bengkel, ya akhirnya minta botol kosong bekas oli lain yang telah dibersihkan untuk menampung sisa oli).

Untuk penggantian oli berikutnya, Mauyy sudah bertekad untuk mencoba merk lain dengan SAE yang sama tentunya. Ada masukan mas bro?

Advertisements

57 Comments

  1. hmmmm
    kalo saya rasa no problem masbRO
    kalo cuma kerasa panas
    sama kecium wangi
    soalnya mengingat sae yang dimiliki BM1 yang dipake masbRO adalah 10-40 tergolong encer
    sehingga gerakan mesin menjadi lebih cepat berefek pada tarikan makin mantep.. dan berefek pula panasnya mesin datangnya lebih cepat daripada biasanya…
    dan masbRO gak perlu takut akan terjadi penguapan besar oli yang keluar dari mesin, karena mengingat oli motor tersebut adalah jenis sintetik maka titik penguapan lebih tinggi dibanding oli mineral, dan aroma yang tercium, itu adalah wajar..
    sebab ketika saya pernah menggunakan oli enduro racing dulu , hal serupa juga terjadi,
    dan katanya itu adalah salah satu cara untuk membukti oli tersebut palsu atau asli
    dan ketika setelah 2500 saya kuras olinya, volume oli hanya berkurang relatif sedikit
    CMIIW

    nitip anu masbRO
    http://nsx125.wordpress.com/2011/12/03/banyak-kejutan-waktu-servis-si-mx-mx-ion-150-inside/

    • wah…nuhun mas bro inpohna, jadi ga kuatir lagi hehehe…soalya pernah trauma nih waktu dulu pake supra X, gara-gara oli jd ganti jeroan semua (stang seker, leher, dll)

  2. Mas, coba motul ester 5100 10-40w Mas, aq pake di BysonQ dah 1 tahun rutin ganti tiap 2000km alhamdulillah dr awal sampai akhir selalu enteng, mesin jg g gampang panas,

    • motul is the best. gak perlu 2000km bro, 5000km juga masih aman buat oli2 modern.
      kalau sering dipake macet2an kayak di jakarta, patokannya 6 bulan.

    • setuju mas bro, castrol active go yang saya pake cuma bertahan sampai 700an km halusnya mesin, setelah itu kasar….btw, shell helix berapa duit?

  3. Gimana pada saat pindah gigi
    seret pa kagak,,,,???
    Bunyi bletak kayak pikson
    JangNaraku gak…????
    Maklum masih pake Yamalube,..
    xixixiiii….
    Entar servis ke4 tak ganti pake
    shell AX7 1 liter 42 ribu…

  4. Pengalaman pake BM1, motor pake kaze R 2001 pas jalan Bukittinggi ke padang, ring seher patah, bengkel tepi jln gk pny gantinya, jarak beres terdekat 40km.. terpaksa genjot aja, pas di buka oli tinggal 200ml… dan anehnya dinding silinder gk gores dikit pun, hebat juga nih oli, tp dah ganti ke ke yg lain soalnya oli BM1 langka di sini

  5. gan.. new pio ane pake enduro 4t racing.. sama.. keluar wangi dari knalpot… hehe.. saya rasa wajar gan klo gitu.. hehe oh iya.. pionya nungging gitu.. ganti conrod dan armrelay yah. habis berapa tuh… ane nyari di tegal dan pekalongan gak ada ⌒ padahal pengen buat pioku nungging

  6. ane jg ada kecium semacam wangi/bau dari mesin klo lagi berhenti di lampu merah.tdnya pake oli yamalube trus uda 1000km, ane ganti pake idemitsu full sintetik 10w-30. problem barunya sblm ganti oli dan sesudah ganti oli, klo naik dari gigi 1 ke 2 sering gak mau/harus diinjek keras. itupun rpmnya minimal di 3rb.klo dibawahnya suka gak mau naik

  7. Saya Pengguna Scorpio Z JUNI-2010

    Oli : SHELL ADVANCE ULTRA 10w-40 full synthetic.
    BBM : PREMIUM.
    Umur Pakai : 6500km lebih(8 BULAN BELUM GANTI OLI).
    Top Speed : 140Km/Jam.

    Part Tambahan : 2 buah 9POWER dan BUSI DENSO IRIDIUM

    komentar :

    + tidak didapati slip kopling, top speed dan akselerasi terjaga konstan.
    – volume oli berkurang cukup cepat karena gaya berkendara yang brutal (sering di rpm tinggi), maka solusi yang saya lakukan adalah mengecek level oli tiap minggu sekali, dan ditambah dengan sisa oli baru dalam botol(volume oli yang ditambah, menyesuaikan kebutuhan).

    catatan :

    oli yang saya gunakan : SHELL ADVANCE ULTRA
    jenis : FULL SYNTHETIC
    kekentalan : 10w-40
    sertifikasi : JASO MA-API SL

    saya membeli SHELL ADVANCE ULTRA 2 botol (masing-masing botol kemasan 1 liter)
    dari awal pengisian sampai berumur pakai lebih dari 6500km, tersisa 150ml dibotol,,dikarenakan untuk menambah kekurangan volume oli karena penguapan.

    akan saya ganti oli sampai batas maksimalnya(sampai oli tersisa-> habis).
    mungkin sampai 7500km pemakaian.

    saya sudah memiliki 2 botol
    SHELL ADVANCE ULTRA, dengan kemasan dan spesifikasi baru :
    jenis : FULL SYNTHETIC.
    kekentalan : 10w-40.
    sertifikasi : JASO MA 2-API SM.

    …aku siap untuk kencang….

    • satu lagi..

      panas mesin yang kerap kali di utarakan pengguna scorpio z di dunia maya..belum pernah saya jumpai,
      bahkan waktu mesin saya siksa diatas 8000rpm di track lurus panjang sekitar 10km.

    • satu lagi..

      harga oli SHELL ADVANCE ULTRA, dengan kemasan dan spesifikasi terbaru :

      diatas 140.000,- tiap botol kemasan 1 liter nya.

  8. @sulboy
    begh…racing modif tuh masbro, oli full sinthetic, busi iridium, 9 power. Coba pakai pertamax, bisa lebih ngacir tuh.
    Btw, saya belum paham buat melihat oli dah berkurang berapa, caranya gmn?

    • menurut saya kalau racing modif itu :
      dah ganti CDI RACING, karbu, porting polish ,knalpot racing, papas head, dan naikkan cc.

      sedangkan punya saya ;
      tanpa porting polish, knalpot masih standar, CDI standar, karbu standar.
      hanya memang menggunakan perlakuan ala racing specs :

      pelumas rantai : MTR CHAIN LUBE RACING NEW FORMULA tiap minggu.
      oli full synthetic : SHEL LADVANCE ULTRA.
      BUSI IRIDIUM dan 2 buah 9POWER.

      cuma memaksimalkan dengan aman. merawat dan mensyukuri apa yang telah dimiliki.
      🙂

    • tapi memang saya akui,,
      pemakaian PERTAMAX dengan busi standar..juga yahud.

      dahulu, bersama PERTAMAX, saya menorehkan kecepatan 130km/jam cukup dengan gir 4 saja di 10500rpm.

      kini lebih damai bersama PREMIUM cukup 125km/jam dengan gir 4 di 10500rpm juga.

  9. saya pake shell advance AX7 1 liter buat byson, pelumasan baik (menurut saya) suara meris terdengar halus normal, gejala slip kopling hilang signifikan, pengoperasian oper gear menjadi agak lebih berat dan bersuara sedikit lebih keras dr pada saat awal ganti oli menjelang 2000km

  10. Ane br louncing pio black blm ada 1 bln gan, tp uda ane kasih aplikasi stang byson, ama arm realy, ane pakek oli shell advance yg 15-40. Gigi 4 bs tembus 120, di rpm 8500. Dan untuk bunyi meletus(nembak) pada knalpot, ane suruh beres tutup tu lubang AIS .

  11. @ mas Karis dan semuanya..

    mengetahui pengurangan level oli, gampang sekali..
    hanya dibutuhkan handphone/stopwatch, tang, dan lap.

    begini caranya :

    1. di pagi hari, (kondisikan motor belum dinyalakan, setelah semalaman diam..supaya oli turun).
    2. siapkan handphone/stopwatch,
    3. nyalakan motor dengan kick starter, sembari mulai mengaktifkan penghitung waktu di handphone/stopwatch..begitu mesin motor menyala.
    4. setelah penghitung waktu menunjukkan 2 menit, matikan mesin sembari matikan penghitung waktu..dan aktifkan lagi penghitung waktu di handphone/stopwatch untuk 2 menit.
    5. lepas baut penutup lubang oli menggunakan tang, dan bersihkan dipstick/tongkat pengukur level oli menggunakan lap..kemudian masukkan lagi(tidak perlu dikencangkan dulu).
    6. angkat dipstick/tongkat pengukur level oli tadi, setelah tepat 2 menit..dan pastikan kalau level olinya sesuai standar.
    7. baru deh dipstick/tongkat pengukur oli tadi dikencangkan lagi ke lubangnya.

    tambahan :

    – khusus motor dengan kaca pemantau level oli (Scorpio, Satria FU, Ninja R, dsb), tidak perlu melakukan langkah nomor 5, 6, 7, dan cukup liat level oli melalui kaca pemantau level oli, tepat ketika sudah 2 menit setelah mesin dimatikan.

    – prinsipnya adalah :
    panaskan mesin 2 menit, matikan mesin, dan liat level oli setelah 2 menit mesin mati.

    -sebaiknya dengan pemakaian brutal dan untuk berjaga, lakukan pemantauan level oli ini 1 minggu sekali.

    beres…

  12. setelah membaca tulisan agan2 diatas ada sedikit masukan buat agan2 semua.
    jg heran jika oli sintetic yg agan gunkan di motor kesayangan agan sedikit berkuranng
    setelah masa pemakaian tertentu. mengapa? yang jelas jawabannya bukan menguap,,,
    karaena sipat oli sintetetis yang tahan terhadap suhu yang ekstrim sekalipun.
    untuk oli sintetis dengan kekentalan/ SAE 10w (khususnya, tdk menutup kemungkinan juga u/ 15w> sih tp lebih kecil) tergolong encer sehingga oli tsb dengan mudah menyelinap ataupun trtinggal pada ring seher dan ruang bakar shingga menyebabnya ikut terbakar, hal inilah yang menyebabkan oli kita aka sedikit berkurang/menysut. nahh.. ini juga penyebabnya mengapa tercium bau harum dari knalpot/mesin motor kita,,,

    semoga membantu,,

    oya ane juga pkk oli bm 1 SAE 15w-50

  13. Mas bro,sy pengguna oli setia BM1. Sy bangga sekali menggunakan OLI BM1,mesin motor sy begitu halus. Tp saat ini sy sdh payah menemukan OLI BM1 tsb.mhn dong infony κ̲̅ã̬̩̊L̲̅o̲̅ untk ∂i kota medan ∂i toko mana sy bisa mendapatkannya.

  14. Tigiku pake oli Motul Multi Power yang 20w50.. Ngacir trus gan larinyaaa… Naik ke Surabaya-Pacet(Mojokerto) 3 kali n muter2 Surabaya(ngampus dr Juanda-Unair.dsb) aq itung mulai penggantian oli sampai skrg uda dapet 1500km n baru krasa kmrn pas mindah gigi trasa sulit(Pertanda minta ganti oli :p ).. Spek motor masih standart asli nyel orisinil ga neko2..

  15. Barusan ganti oli ke bengkel langganan….
    ketika tanya oli apa yg paling bagus buat bysonku, yg punya bengkel langsung ngasih BM1
    Kok BM1? ga merk lain? Pemilik Bengkel cuman bilang… udah pakai BM1 aja. Apa istimewanya BM1 ini dalam hatiku. Tapi aku percaya sama bengkel yg satu ini ga bakalan ngecewain pelanggannya

  16. Oli BM1 baru hari ini motor ane CB150R pakai oli itu gan, mudah2an cerita2 bagus agan-agan mengenai oli MB1 diatas bisa sebagai awal ane pake oli MB1. salam

  17. permisi agan, 🙂
    saya juga ingin menyampaikan setelah penggunaan oli BM1 yang saenya 15W PC3000 di motor CB150R saya, emang tarikan agak berat gan tapi saya suka karena mesin panasnya bisa terkendali , pergantian gigi ke atas juga gampang , aluss banget, pemakaianya juga lama terbukti setelah 2 bulan lamanya performa motor tetab tidak begitu berubah drastis , bahkan saat itu kilometer nya hampir menyentuh ke 2300 km saya bisa menghitung karena Motor saya terdukung untuk membaca jarak tempuh Khusus KM di program speedo. kecuali sebelum pemakaian BM1 yang dulu masih pakai AHM tarikan memang enteng apalagi pergantian oli baru performa memang oke banget tp tdk sebegitu bertahan di km 1500 mesin sudah begitu beda , getar dan transmisi jadi sulit untuk di sela.

1 Trackback / Pingback

  1. Review Oli BM1 PC 1300 10w-40 Di New Vixion (Envilan), Tidak Disangka Performanya! | RiderAlam.com

Comments are closed.