Review Flushing Kedua Menggunakan Oli Sesat PFD Di Envilan (NVL), Lumayan…

image

Rideralam – Tripmeter 2 si Envilan sudah menunjukkan angka 1970 km, artinya sudah waktunya ganti oli. Pertamina Fastron Diesel (PFD – baca oli sesat) sudah hampir 2000 km melumasi jeroan Envilan. Sebenarnya jika membaca di forum, angka pergantian oli untuk oli sesat bisa lebih dari 5000 km. Namun, ada alasan kenapa RA memilih di 1900-an km kudu ganti lagi.

Sebagai informasi, PFD di Envilan ini merupakan oli sesat periode kedua yang dipakai. Sebelumnya menggunakan Meditran SX (MSX) untuk flushing pertama dan hanya digunakan untuk 500 km saja. Lalu ganti dengan PFD untuk flushing kedua. Odometer kala itu sekitar 17000-an km. Flushing kedua ini sebenarnya suka-suka RA saja maunya pakai oli sesat apa dan berapa km jarak ngeflushnya.

Pada flushing pertama membersihkan jeroan Envilan yang paling kotor (anggap saja demikian), jadi jarak tempuhnya hanya 500 km. Lalu, flushing kedua dengan PFD membersihkan hasil pembersihan pertama, artinya sudah lebih bersih dari flushing pertama. Jadi jaraknya agak jauh. Ini logika RA saja, perkara benar atau tidak monggo sharingnya.

Pergantian oli kali ini berarti PFD kedua atau oli sesat ketiga jika dihitung dari pertama kali pakai MSX. Apa yang dirasakan sepanjang 1900-an km PFD kedua?

Pertama, jelas tarikan agak lebih berat sedikit dari oli standar pabrik yang direkomendasikan untuk New Vixion. Maklum, PFD lebih kental dikit. PFD 15w-40, oli pabrik 10w-40. Secara logika lebih berat PFD tarikannya. Tapi, beratnya tarikan awal ini terbayar lunas dengan performa di jalanan jika digeber di RPM tinggi. Serasa isi terus tenaganya. Lebay gak sih 😀

Kedua, ini yang RA suka. Dengan PFD, performa Envilan saat dibawa boncengan dengan bobot luar biasa berat… beruang style berdua gitu… tenaga Envilan tidak terasa ngos-ngosan. Mantab-mantab saja, padahal bisa dibawa hingga 90 kpj. Total beban yang dibawa bisa nyaris 200 kg. Kalau soal konsumsi bahan bakar tidak pernah EA hitung detil, namun rasa-rasanya tidak terlalu berbeda.

Ketiga, ini favorit RA. Dengan PFD sebagai pelumas, kondisi Envilan setelah habis digeber di atas 100 kpj selama waktu tertentu masih fine-fine saja. Tidak ada gejala mesin kasar atau ngelitik. Padahal jika dengan oli pabrikan, habis geber rpm tinggi, dimatikan, hidupkan lagi maka akan terdengar suara-suara seperti ada gesekan logam di mesin, kasar.

Kira-kira itu sedikit review pemakaian PFD alias oli sesat sepanjang 1900 km di Envilan (New Vixion Lightning). Sebagai tambahan informasi, bobot rider 98 kg, boncenger 85 kg. Maklum, keluarga jumbo bro hehehe

Alasan kedua RA memilih 1900-an km dilakukan penggantian oli adalah untuk mengetahui tingkat kerakusan Envilan terhadap oli sesat dibanding saat masih menggunakan oli khusus motor. Dan hasilnya adalah seperti terlihat di gambar bawah ini.

image

Sisa oli PFD setelah 1900-an km pemakaian beekurang sekitar 100 ml saja. Dan RA pikir ini adalah normal, pun menurut mekanik di Shop&Drive tempat RA ganti oli, dan kebetulan punya NVL juga, bilang konsumsi oli segitu masih dalam taraf normal. Bagaimana dengan oli motor? Bisa sampai berkurang 200-250 ml. Silahkan baca di sini. Artinya, PFD cukup cocok dengan Envilan. Lanjut…

Namun, tentu saja tidak ada gading yang tidak retak. Satu lagi alasan mengapa memilih 1900-an km ganti oli sesat sebab di jarak tempuh 1850 km ke atas (sampai ganti oli sekitar 1970 km) entah mengapa RA merasa performa PFD mulai kedodoran. Mesin terdengar mulai kasar, performa di rpm tinggi sudah mulai tidak nyaman (getar, tarikan ngeden dsb). Entah apakah ini karena baru pemakaian kedua dari oli sesat, atau masih dalam masa flushing, atau memang kekurangannya itu. Tapi, membaca komentar di forum oli HDEO yang ganti oli setelah 4000 km, 5000 km bahkan 10000 km dan baik-baik saja, mungkin dugaan bahwa masih masa flushing menguat. Oleh karena itu, pergantian oli kali ini tetap menggunakan PFD. Dan RA menganggap periode flushing sudah selesai, PFD kedua ini adalah periode pembuktian performa oli sesat yang sebenarnya di Envilan. Tunggu saja review selanjutnya. Untuk saat ini cukup sampai di sini saja.

Oh iya, sedikit promosi, sebagaimana dikatakan sebelumnya bahwa RA ganti oli Envilan ini di Shop&Drive dengan alasan di Situbondo PFD hanya bisa ditemukan di gerai ini, di beberapa toko dan bengkel lain tidak ada, hanya MSX yang tersedia. Kedua, pelayanan Shop&Drive oke punya. Selalu buka walau hari libur alias tanggal merah, selain melakukan kewajiban mengganti oli sebagaimana pesanan pelanggan, mereka juga memberikan pelayanan gratis membersihkan velg dan ban Envilan tanpa diminta. Perhatian kecil tapi cukup mengena. Well done. Harga PFD 1 liter di Shop&Drive 69 ribu Rupiah. Entah berapa kalau di toko sparepart atau bengkel lain.

Contact me on:

email – karis.nsz@gmail.com
twitter – @karismapr
facebook – karis mauyy
instagram – @karismapr
blog – rideralam.com || sportupdate5.com

Advertisements

11 Comments

  1. sinchan ku cuma pake castrol power wan, ganti di 1395 km, ga ngurang sama skali olinya,, lbih encer kan dr tu pfd,, apa ada yg salah ya ma mesin sinchan ane :v

  2. mas karis. saya pake Meditran SX di MX rasanya buerat banget, kecepatan motor berkurang jauh. apakah dengan fastron disel bisa nyaman?

    artikel pemakaian PFD reguler ke-2 udah ada gak?

    soalnya pingin mastiin dulu sblm ikutan pake PFD. rasanya agak kapok krn performa oli disel masih di bawah castrol power 1 yg selama ini tak pake.

  3. Ane br cb meditran sx d shogun sp gen 1,sblmya ane pake oli mco total. Busyet dah malah lbh mantepan msx ne. Akselerasi lbh ringan,versneleng lbh halus. Tp kok ad yg br pake oli sesat mlh tarikan berat. Kira2 ap y pnybbnya.

Comments are closed.