Riding Tengah Malam Plus Hujan-Hujanan…. Nikmat Ternyata!!

Sipio tangguh melibas hujan
Sipio tangguh melibas hujan

Mau cerita saja nih brosis, cerita ringan sih dan agak gak penting hehehe…. masih tentang RA dan sipio. Semenjak meminang sipio di akhir 2010 kemarin, musim hujan langsung menghadang, jadi mau tidak mau dan suka tidak suka pasti akan mengalami riding kehujanan. Suatu kondisi yang rada berbahaya dan butuh konsentrasi ekstra untuk melibasnya. Apalagi, RA belum terbiasa pakai motor batangan alias berkopling, gede pula. Maklum, sebelumnya selalu bersama Supra X 110 cc, jadi sangat berbeda kondisinya.

Pertama riding kehujanan serasa ribet dan melatih kesabaran. Ribet karena harus pakai jas hujan model ponco (di kemudian hari ganti model jas namun ganti lagi ke ponco) plus jas sepatu selain itu harus ngamanin barang-barang bawaan terutama elektronik (untung sekarang sudah pakai box, aman deh :D). Sabar karena harus menahan napsu geber gas, masih sayang nyawa :D. Sekali, dua kali, tiga kali dan semakin sering riding di kala hujan semakin memahami karakter sipio (ya iya lah…kudu). RA harus bilang, performa sipio melibas hujan dan genangan air sangat mantabs. Tidak ada gejala geol-geol, paling gas jadi turun tiba-tiba ketika melibas genangan air dengan kecepatan tinggi, seperti di rem oleh air hehehe…wajar sih, tapi itu serunya.

Saat ini, RA semakin menikmati riding di kala hujan (riding jarak pendek saja sih sekitar 20 km), apalagi ketika ridingnya malam hari mendekati tengah malam. Kondisi jalan yang basah, genangan air sana-sini serasa nikmat jika ditambah kondisi lalu lintas yang lengang, sesekali salipan dengan mobil besar dan terguyur muncratan air dari truk atau bus malam semakin menambah seru :D.

Ada enak pasti ada tidak enaknya riding kala hujan. Yup, yang tidak enak adalah ketika sudah sampai rumah, motor harus segera dibersihkan minimal dibilas air biasa agar tidak timbul karat pada bagian metal. Maklum, air yang terkandung dalam hujan sedikit banyak ada asamnya (akibat dari polusi udara). Jadi, ketika riding malam, pas sampai di rumah walaupun kedinginan tetap harus langsung membilas sipio. Repot sedikit agar sipio tetap oke :D. Gimana brosis, ada yang mengalami seperti RA? Seru bukan? Atau malah tidak bisa menikmati? hehehehe…..

Silahkan dikoreksi dan didiskusikan, semoga bermanfaat!

 

Advertisements

11 Comments

  1. yah..sampai rumah cukup di semprot air dulu..,besoknya baru di cuci..
    btw..baca cerita sampeyan saya jadi ingat masa lalu Pak Guru..riding berangkat jam 7 malam dari jember kota,tujuan nusa dua bali..kehujanan di alas gumitir,berteduh dan sempat tertidur di sekitar genteng banyuwangi,kalau sendiri sih no problem..saya bawa istri saya dan anak pertama saya yang baru berumur dua tahun,pake supra fit th 2004,sampai di denpasar jam 6 pagi.. hadegh… nelongso,Pak… 🙁

  2. Biasa riding jalur mana bro ? Ane juga suka riding tengah malam, jalanan relatif sepi tapi khawatir juga sih kadang ada berita begal motor, makanya bawa motor yang ‘biasa-biasa’ aja, nggak berani bawa yang ‘bling-bling’ macam Ninin… paling enak tuh riding sekitar jam 9 – 11, lebih dari itu udah berasa horror-nya 😀

Comments are closed.