Yamaha Force Injeksi 13,3 Juta Sajaaaa… Maunya Lebih Murah Lagi

Yamaha Force injeksi dibanderol 13,3 juta
Yamaha Force injeksi dibanderol 13,3 juta

Tepat 12 Juni 2013 alias Rabu ini, Yamaha secara resmi memperkenalkan bebek anyarnya, Yamaha Force yang sudah dipersenjatai teknologi injeksi pada sistem pengabutannya. Harga yang ditawarkan adalah 13,3 juta sajaaah, selisih 1 juta dari Vega RR yang masih karbu, on the road Jakarta pastinya. Sampai Jawa Timur (Situbondo) ya bisa nambah sekitar 1 jutaan mungkin.

Yamaha Force ini punya power 8,72 PS di 7.000 rpm dan torsinya 9,53 Nm pada 5.500 rpm, lumayan lah dengan 13,3 juta plus teknologi yang ditawarkan, ya walaupun sebenarnya kalau Yamaha mau lebih “berkorban” dengan ambil margin keuntungan tipis harga itu bisa dimepetin ke 12 jutaan atau bahkan 11 juta. Kenapa bisa begitu?

Asal diingat saja, market roda dua saat ini anginnya ke arah duo fantastis, skutik dan sport. Skutik dengan segala kelebihan fungsionalnya serta sport dengan segala teknologi dan prestisenya mampu menggerus pasar bebek. Alhasil, nyaris semua pabrikan konsentrasinya saat ini ke dua segmen itu, hasilnya adalah kelas bebek dilupakan. Nah, ini sebenarnya adalah potensi atau kesempatan emas bagi Yamaha untuk merebut hati konsumen agar mau melirik lagi di kelas ini. Beragam fitur dan kecanggihan yang ditawarkan oleh motor bebek menurut RA tetap tidak akan mampu mengalihkan pandangan konsumen dari skutik. Mau bebek dengan fitur idling stop kek, sss kek atau injeksi kek kalau harganya mepet-mepet skutik jelas misalnya konsumen itu RA, maka RA akan pilih skutik, lebih nyaman brosis!

Nah, konsumen Indonesia itu agar mau sedikit (sedikit saja lho ya) berpaling ya kasih saja harga yang murah. Ambil untungnya sedikit saja, yang penting banyak unit yang terbeli. Daripada harga lebih mahal tapi hanya segelintir yang beli, kan jadi gak bagus. Apalagi, saat ini baik portal berita otomotif atau blogger lebih suka membandingkan jumlah unit yang terjual dibanding keuntungan yang diperoleh dari unit-unit yang terjual tersebut. Dan, angka-angka itu jelas relevan masuk dalam pertimbangan konsumen untuk membeli produk berikutnya. “Wah…itu motor laris ya, beli ah” mungkin itu yang akan terjadi. Walaupun sebenarnya bagi yang ngerti motor pasti faktor fitur dan teknologi masuk pertimbangan, tetapi seberapa banyak sih orang yang tahu dan peduli dengan urusan teknis itu? tahunya beli motor yang modelnya keren, bisa dipake ngebut, bisa dipake kerja, bisa dipake ngangkut barang belanjaan, tidak boros bensin dan kalau dijual harganya masih tinggi. Mana ada yang sampai mikir mesin akan awet 5 tahun gara-gara diasil silinder, forged piston, bla bla bla….ketika dijual lagi ambleesss…ya pasti tidak akan banyak yang milih.

Jadi, ketika mendengar bahwa Yamaha menargtkan si Force ini akan terjual 15-20 ribu unit per-bulan koq rasa-rasanya agak jauh ya. Sebagai perbandingan, MS bebek-bebek Yamaha di Mei kemarin saja, seperti Jupie Z1 dan MX lakunya gak sampai 10 ribu unit. Tapi, namanya target ya memang harus tinggi, karena kalau target sangat tinggi, jatuh-jatuhnya juga jadi masih tinggi. Ya, lihat saja selama 3-6 bula ke depan seperti apa penerimaan masyarakat akan Yamaha Force Injeksi ini.

Silahkan dikoreksi dan didiskusikan, semoga bermanfaat!

Advertisements

Comments are closed.